Pesawahan - MAHASISWA KKN TIM II UNDIP MELAKSANAKAN PROGRAM KERJA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN SOSIALISASI GEMARIKAN DAN PEMBAGIAN TABLET TAMBAH DARAH

MAHASISWA KKN TIM II UNDIP MELAKSANAKAN PROGRAM KERJA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN SOSIALISASI GEMARIKAN DAN PEMBAGIAN TABLET TAMBAH DARAH

            Mahasiswa KKN TIM II UNDIP melaksanakan program multidisiplin I dengan judul program “GEMARIKAN Cegah Stunting: Mewujudkan Generasi Sehat, Cerdas, dan Berkualitas dan Bekali tubuhku untuk masa depanku!” yang terlaksana pada Rabu, 15 Juli 2026 dengan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting GEMARIKAN dan Selasa, 21 Juli 2026 dengan kegiatan pembagian tablet tambah darah kepada remaja. Tujuan dari program kerja KKN ini sejalan dengan program kecamatan berdaya yang pertama yaitu program kerja pemberdayaan perempuan dan anak. Ibu-ibu diharapkan dapat melanjutkan memberikan protein dari ikan setelah kegiatan ini sebagai program pemberdayaan. Remaja juga diharapkan melaksanakan program minum TTD sesuai waktu yang sudah disosialisasikan dimana saat menstruasi diminum setiap hari dan saat hari biasa diminum minimal seminggu sekali. Program kerja ini juga sejalan dengan lima nilai SDG’s yaitu SDG’s 2, 3, 4, 6 dan 14. SDG’s 2 Tanpa Kelaparan dengan meningkatkan asupan gizi dan protein berkualitas dari ikan sehingga membantu pencegahan stunting. Pada remaja putri, diharapkan pemenuhan gizi dan mikronutrien yang baik dapat mengurangi resiko terjadinya stunting bagi generasi selanjutnya.. SDG’s 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan mendukung pertumbuhan anak yang sehat, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta menurunkan risiko gangguan gizi. SDG’s 4 Pendidikan Berkualitas dimana anak yang gizinya baik memiliki kemampuan belajar dan konsentrasi yang lebih baik. Selain itu, diberikan juga ilmu pengetahuan kepada anak anak mengenai stunting yang merupakan efek jangka panjang dari anemia pada masa remaja. Ilmu tersebut diharapkan menjadi bekal bagi remaja putri untuk mengonsumsi tablet tambah darah. SDG’s 6 Air bersih dan sanitasi layak dengan memastikan keluarga memiliki air minum dan sanitasi yang aman bagi semua anggota keluarganya untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat. SDG 14 Ekosistem Laut dimana secara tidak langsung mendorong pemanfaatan sumber daya perikanan secara berkelanjutan.

            Acara pada Rabu, 15 Juli 2026 yang terlaksana adalah sosialisasi pencegahan stunting dengan GEMARIKAN. Acara ini dimulai pukul 08.00 sampai dengan 10.00. Forum dari acara sosialisasi ini adalah ibu-ibu dan balita Desa Pesawahan yang mengalami stunting. Acara yang pertama adalah pemaparan definisi stunting, pemaparan data statistik stunting di Desa Pesawahan dan acara selanjutnya pemaparan pemenuhan gizi dengan pemberian protein yang cukup terutama protein dari hewani yaitu ikan. Program gemarikan meliputi manfaat makan ikan, kandungan gizi pada ikan, tips memasak ikan dan tips memilih ikan segar.  Dalam acara tersebut, ibu-ibu aktif berdiskusi terkait dengan aktifitas anaknya dan pengolahan ikan.

            “Program ini bagus karena dengan ibu-ibu mengetahui pengolahan ikan anak-anak terutama yang stunting dapat protein yang tercukupi, karena ibu-ibu yang anak-anaknya mengalami stunting seringkali menyepelekan gizi anaknya” ujar Fahrotul Afifah, Kader Pembangunan Manusia Desa Pesawahan.

            Acara yang dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026 yaitu Sosialisasi dan pemberian tablet tambah darah yang dilaksanakan di Pengajian Pak Kyai Dusun Grontol. Forum sosialisasi dan pembagian tablet tambah darah yaitu anak-anak remaja perempuan dengan total 10-15 orang. Acara dimulai pukul 18.00 sampai dengan 20.00. Remaja perempuan forum sosialisasi dan pembagian tablet tambah darah juga aktif berdiskusi dalam acara tersebut.

            Luaran dari acara ini adalah terbentuknya buku saku dan poster. Poster berisikan definisi stunting, data statistik stunting dan gemarikan yang berisi manfaat makan ikan, kandungan gizi pada ikan, tips memasak ikan dan tips memilih ikan segar. Buku saku berisikan sama dengan poster tetapi lebih lengkap dan ditambah resep pengolahan ikan yang menarik agar anak-anak tidak bosan dengan olahan ikan yang itu-itu saja. Luaran poster ditempel di papan pengumuman setiap RT di Desa Pesawahan. Luaran buku saku dibagikan di Pos Kesehatan Desa dan posyandu setiap dukuh Desa Pesawahan yaitu Dukuh Krajan, Dukuh Grontol dan Dukuh Pacogean.

            “Harapannya, sebagai ibu-ibu lebih teliti makanan atau jajanan untuk anaknya dengan pemenuhan gizi yang cukup guna mencegah stunting” ujar Fahrotul Afifah, Kader Pembangunan Manusia Desa Pesawahan.

            Harapan yang dinanti dari program ini adalah berkurangnya angka stunting di Desa Pesawahan. Pemberdayaan ibu-ibu sudah dilaksanakan karena ibu-ibu sudah melakukan pengolahan ikan yang bervariasi. Tujuan pengolahan ikan yang bervariasi adalah agar anak tidak bosan sehingga anak suka makan ikan dan protein dari ikan dapat memenuhi gizi mereka.


Dipost : 18 Agustus 2026 | Dilihat : 30

Share :